Review: Batman Arkham Knight

Penerbit: Warner Bros. Interactive Entertainment | Pengembang: Rocksteady Studios | Genre: Action | Tahun Rilis: 2015 | Platform: PC

Menyelamatkan Gotham Sekali Lagi

Setelah bertahun-tahun dikembangkan oleh Rocksteady Studios, sang Ksatria Hitam akhirnya kembali beraksi di Xbox One, PS4 dan PC. Yup, Batman: Arkham Knight adalah seri Arkham pertama (dan mungkin terakhir) yang dibuat untuk konsol generasi terbaru. Tentunya, dengan memanfaatkan kinerja hardware konsol generasi terbaru, penampilan visualnya sangat “wah.” Kota Gotham berhasil ditampilkan sebagai kota gotik yang kelam, tetapi juga indah dilihat karena grafisnya sangat bagus. Selain itu, gim ini juga memperkenalkan berbagai gameplay yang baru, terutama penggunaan Batmobile yang perdana bisa dimainkan di seri ini.

Batman: Arkham Knight mengambil latar waktu setahun setelah Batman: Arkham City. Semenjak Batman berhasil mengalahkan musuhnya di Arkham City, aktivitas kriminal di Gotham menurun drastis. Akan tetapi, pada malam Halloween, Scarecrow muncul dan menyebarkan gas beracunnya di Gotham sehingga penduduk kota harus dievakuasi. Selain itu, gerombolan militia yang dipimpin oleh karakter misterius bernama Arkham Knight juga menyerang Gotham. Tidak hanya Scarecrow dan Arkham Knight saja, penjahat lain seperti Two Face, Penguin dan Harley Quinn pun bersatu untuk mengambil alih Gotham. Batman kembali harus menyelamatkan kotanya dari ancaman para penjahat.

Penggunaan Scarecrow sebagai musuh utama sebenarnya agak mengagetkan karena biasanya dia menjadi penjahat kelas teri yang dapat dikalahkan dengan mudah oleh Batman. Akan tetapi, seperti yang ditunjukkan pada penampilan Scarecrow di Batman: Arkham Asylum, Rocksteady benar-benar tahu cara memanfaatkan karakter ini dengan baik. Kemampuan Scarecrow dalam menimbulkan rasa takut digunakan secara baik untuk plot, membuat Batman tidak hanya harus melawan musuh-musuhnya saja, tetapi juga rasa takut dan penyesalannya. Hal ini menjadi pertarungan yang sangat menguras fisik dan juga mental Ksatria Hitam. Bahkan ada beberapa aksinya yang membuat kita sendiri meragukan kewarasannya. Dengan penyajian cerita yang dewasa dan beberapa twist yang dimunculkan dengan apik, alur cerita gim ini menarik perhatian dari awal hingga akhir permainan. Selain itu, penggemar Batman akan dimanjakan dengan adegan-adegan gim yang merujuk beberapa cerita komiknya.

Scarecrow tampil menyeramkan di gim

Sayangnya, karakter Arkham Knight tidak begitu berkesan dan dialognya cenderung menjengkelkan. Pengungkapan identitasnya juga tidak terlalu mengejutkan karena gim secara implisit telah memberikan beberapa petunjuk mengenai jati dirinya. Selain itu, beberapa karakter penjahat dan cerita side quest tidak dikembangkan dengan baik sehingga mereka hanya menjadi sekadar selingan saja. Untungnya, semua kekurangan itu diobati dengan penampilan voice acting yang luar biasa untuk setiap karakternya. Kevin Conroy tetap memberikan performa yang sangat bagus sebagai Batman dan suara John Noble membuat Scarecrow tampil sebagai penjahat yang karismatik. Bahkan suara para penjahat biasa pun terasa sangat hidup ketika mereka sedang mengobrol, melecehkan Batman atau pun berteriak ketakutan ketika bertemu dengannya.

Rocksteady memang sangat piawai dalam membuat dunia yang terasa hidup. Gotham berhasil ditampilkan sesuai dengan suasana kelamnya yang khas. Sinar yang berasal dari lampu neon yang menerangi banyak bagian kota pada tengah malam menampilkan perpaduan kota metropolitan dan juga arsitektur gotik Gotham. Dalam gim ini Gotham terbagi menjadi tiga pulau dan setiap pulaunya memiliki ciri khas tersendiri. Sebagai contoh, berbeda dengan pulau Miagani dan Bleake yang memiliki bangunan gotik, pulau Founder’s Island adalah bagian kota yang sedang dibangun dengan menggunakan arsitektur yang lebih modern. Banyak detil dan referensi yang tersebar di dalam gim sehingga sangat menyenangkan menjelajahi kota dengan menggunakan Batclaw atau pun Batmobile.

Seperti yang sudah diketahui, Batmobile kini bisa digunakan untuk pertama kalinya pada seri Arkham. Walaupun terkesan besar dan berat, tidaklah sulit untuk mengendalikannya ketika mengendarainya dalam kecepatan tinggi. Selain digunakan sebagai kendaraan biasa, Batmobile dapat berubah menjadi tank yang memiliki berbagai macam persenjataan. Musuh yang dihadapinya juga pun berupa Drone yang berbentuk tank dan juga helikopter mini. Sayangnya, melawan Drone tidak seseru melawan musuh biasa di jalanan. Walaupun memiliki gadget tersendiri, bertarung dengan menggunakan Batmobile terasa simpel dan agak membosankan. Sialnya, ada beberapa bagian cerita yang memaksa pemain untuk melawan sekumpulan Drone dengan menggunakan Batmobile. Untungnya, jumlah Drone pada gim terbatas sehingga pemain bisa segera mengalahkannya. Memukul dan membanting musuh sebagai Batman jauh lebih menyenangkan daripada melawan Drone dengan menggunakan Batmobile. Titik.

Batmobile kini bisa menjadi cara alternatif menjelajahi kota

Selain menambahkan Batmobile, Rocksteady juga memoles gameplay inti menjadi lebih baik lagi. Pemain mendapatkan kendali yang lebih bebas ketika mengontrol sang Ksatria Hitam. Memukul, menendang, membanting, dan menghajar musuh masih terasa memuaskan. Animasi gerakan Batman pun terlihat lebih luwes sehingga sangat menyenangkan menyaksikannya bergerak melawan musuh. Dia juga sekarang dapat mengambil tongkat bisbol yang digunakan musuh dan memakainya untuk memberikan damage yang lebih besar daripada pukulan biasa. Selain itu, gadgeyang dimilikinya dapat digunakan untuk memberikan serangan spesial apabila sudah mencapai jumlah Combo tertentu. Sebagai contoh, apabila memiliki Combo yg cukup, serangan spesial Batarang dapat menghasilkan ledakan yang bisa menghempaskan beberapa musuh sekaligus.

Sayangnya, tidak banyak gadget baru yang ditambahkan ke dalam gim. Hampir seluruh gadget yang ada berasal dari seri Arkham terdahulu. Akan tetapi, ada satu gadget yang penggunaannya menarik dan sangat berguna untuk modus Predator, yaitu Voice Synthesizer. Alat ini dapat meniru suara bos, seperti Harley atau Penguin, dan digunakan untuk mengelabui musuh. Dengan menggunakan gadget ini, pemain dapat memancing musuh menuju perangkap atau menjauhkannya dari temannya. Modus Predator juga mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan. Kini Batman dapat melakukan Takedown beberapa orang sekaligus dengan menggunakan Fear Multi-Takedown. Kemampuan ini sangat berguna untuk melawan musuh yang sedang berkumpul dengan cepat. Selain Fear Multi-Takedown, Batman juga sekarang dapat memanfaatkan lingkungan sekitarnya atau barang atau bahkan Batmobile untuk melakukan Takedown.

Pada beberapa bagian cerita, Batman akan ditemani oleh teman-temannya, seperti Robin, Nightwing, dan Catwoman. Mereka dikendalikan oleh artificial intelligence dan dapat membantu Batman melawan musuhnya. Selain itu, Batman dapat melakukan Dual-Takedown bersama temannya sehingga musuh yang kuat pun bisa dikalahkan dengan mudah. Pemain juga dapat berganti karakter di tengah pertempuran sehingga pemain dapat mengendalikan Robin, Nightwing, atau Catwoman. Sayangnya, fitur bertarung bersama teman hanya dapat dimainkan pada bagian-bagian cerita tertentu dan jumlahnya pun tidak banyak. Selain itu, pemain tidak bisa mengendalikan karakter lain untuk menjelajahi kota atau sekadar melawan musuh di jalan. Akan tetapi, karakter-karakter tersebut masih bisa dimainkan pada modus AR Challenges.

Review Batman Arkham Knight
Batman kini bertarung bersama teman-temannya.

Selain main quest, gim ini juga memuat banyak side quest dan beberapa side quest menawarkan gameplay yang unik. Dalam side quest ini, Batman harus menemukan dalang dari aktivitas kriminal yang terjadi di Gotham. Sebagai contoh, salah satu side quest yang harus dijalani oleh Batman adalah mencari pembunuh berantai yang memajang korbannya di penjuru kota. Batman harus menggunakan Detective Vision untuk mencari petunjuk di tubuh korban dan lalu menemukan pembunuhnya. Sayangnya, pertarungan melawan bos-bos side quest sangat mengecewakan. Mereka tidak memberikan tantangan yang berarti dan cara mereka dikalahkan cenderung antiklimaks.

Seperti halnya seri Arkham yang lain, Batman: Arkham Knight menawarkan Riddler Challenges yang harus dipecahkan. Selain itu, setelah sempat absen di Batman: Arkham Origins, Riddlers juga kembali muncul di gim ini. Riddlers adalah puzzle yang menarik untuk dipecahkan karena Riddlers memuat berbagai macam referensi dan easter egg mengenai dunia Batman. Selain itu, Riddlers juga membantu pemain menjelajah kota dan memperlihatkan detil-detil atau referensi yang mungkin terlewatkan. Untuk mendapatkan Riddler Trophy, pemain tidak hanya harus memutar otak dan menggunakan gadget, tetapi juga Batmobile. Rocksteady secara apik berhasil mendesain berbagai macam puzzle yang cocok dengan kemampuan Batmobile sehingga Riddlers ini menjadi tantangan yang bervariasi.

Selain muncul di PS4 dan Xbox One, fitur Photo Mode juga tersedia untuk gim versi PC. Fitur ini membantu pemain untuk mengambil screenshot di tengah-tengah permainan. Fitur ini juga menyediakan berbagai alat dan opsi yang dapat membantu pemain untuk mengedit tampilan gambar sebelum diambil. Bahkan berbagai macam filter ala Instagram pun tersedia sehingga pemain bisa bebas bereksperimen membuat screenshot yang mereka inginkan. Screenshot yang digunakan untuk artikel ini pun semuanya diambil dengan menggunakan fitur Photo Mode.

Ketika Batman: Arkham Knight dirilis, gim versi PC mengalami berbagai macam kendala yang mengakibatkannya tidak bisa dimainkan dengan lancar oleh banyak orang. Hal ini juga bahkan terjadi pada orang-orang yang memiliki komputer yang sangat canggih. Warner Bros. Interactive Entertainment pun sempat menarik gim ini dari peredaran untuk sementara. Setelah mendapatkan banyak patch, akhirnya gim ini bisa dimainkan dengan lancar di PC. Walaupun begitu, masih ada beberapa bug yang saya alami dalam gim ini. Salah satunya adalah suara dialog yang terkadang terputus. Akan tetapi, bug seperti ini jarang muncul dan tidak terlalu mengganggu kenyamanan bermain.

Rocksteady kembali membuktikan kemampuannya sebagai salah satu pengembang gim superhero terbaik. Batman: Arkham Knight memang memiliki beberapa kekurangan, terutama gameplay Batmobile yang agak membosankan dan pertarungan melawan bos yang mengecewakan. Akan tetapi, dengan cerita yang kuat dan gameplay yang tetap menyenangkan, gim ini menjadi penutup kisah Batman yang memuaskan.

Tips

Perhatikan terus sekeliling Anda. Musuh akan berusaha menyerang dari segala arah. Terkadang musuh pun akan melempar barang yang dapat melukai Anda.

  • Apabila tersendat ketika memecahkan Riddlers, tidak usah ragu untuk membaca walkthrough di internet. Jangan biarkan hal-hal seperti ini mengurangi kenikmatan bermain.
  • Segera upgrade kemampuan Batmobile agar dapat melawan Drone dengan lebih cepat.
  • Apabila sedang melakukan modus Predator, gunakan Fear-Multi Takedown untuk dapat melawan lima musuh sekaligus.
  • Kalahkan Medic sebelum melawan musuh lain. Musuh berjenis Medic ini dapat menyadarkan kembali musuh yang telah berhasil dikalahkan oleh Anda. Gunakan Detective Vision untuk mencari tahu keberadaannya.
  • Jangan lupa untuk upgrade Melee Armor dan Ballistic Armor sehingga Anda lebih sulit dikalahkan musuh.
  • Gunakan Disruptor untuk membuat senjata musuh tidak bisa digunakan. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk mengacaukan Drone dan musuh yang membawa jammer.
  • Pakailah Explosive Gel untuk membuat jebakan atau pun memancing musuh.
  • Selesaikan side quest dan AR Challenges untuk mendapatkan Upgrade Point.
  • Gunakan Freeze Blast untuk membekukan musuh yang sulit dihadapi seperti Brute.

 

2 thoughts on “Review: Batman Arkham Knight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s